Kalian tau, segala
sesuatu yang menimbulkan air mata itu tak selamanya buruk. Seperti… perpisahan,
misalnya. Banyak orang menangisi dan menyesali perpisahan, sampai-sampai tak
jarang ada
yang mengutuknya. Perpisahan itu seperti sebuah kutukan, hukuman, bencana ataupun sebuah hal negatif yang pantas diterima.
yang mengutuknya. Perpisahan itu seperti sebuah kutukan, hukuman, bencana ataupun sebuah hal negatif yang pantas diterima.
Apa benar perpisahan itu
buruk ? Menurut gue sih, kalau mau diibaratkan, perpisahan itu mirip dengan
senja. Iya, senja. Momen di mana matahari tenggelam setelah seharian menemani
kita. Ia kemudian tenggelam dan pergi perlahan meninggalkan kita.
Seperti puisi yang
pernah gue baca……..
Senja
Perpisahan itu hendaknya
sederhana seperti senja
Sekalipun menandakan
akhirnya hari,
namun kecantikannya
selalu memukau hati
Siapa coba yang tak
terpikat kecantikannya?
Bukan aku, tak juga kamu
Kita tak mampu menolak
pesonanya
Dan bukan duka yang
tersisa,
namun sebuah asa untuk
berjumpa kembali…
Mungkin perpisahan itu
tidak menyenangkan. Ada sekelumit rasa cemas, seperti... belum tentu bisa
bertemu lagi, belum tentu bisa kembali lagi, belum tentu kita akan bisa seperti
ini lagi. Lalu ada kenangan yang terbuka tentang semua yang terlewati sebelum
perpisahan. Mungkin ada tawa, suka, bahagia, petualangan, pertengkaran,
ngambek, marah, sedih, tangis dan semua refleksi rasa yang tertuang bersama.
Terkadang kita hanya
berpikir kalau perpisahan itu akan buruk dampaknya bagi kita. Padahal, kita
hanya terlalu takut dan menduga-duga saja. Perpisahan itu tidak selalu seperti
kita sudah kehilangan segalanya. Bukankah dari setiap hal yang kita alami
semuanya masih merupakan misteri?
…Di
balik setiap perpisahan, selalu ada hal-hal yang memang disiapkan untuk kita.
Entah sebagai ujian naik peringkat hidup, atau sebuah pengalaman yang akan
membawa kita menuju kebahagiaan…
…Di
balik setiap perpisahan selalu ada kesempatan lain untuk bertemu. Entah kapan…
dan di mana...
…Di
balik setiap perpisahan selalu ada pertemuan yang lain lagi. Yang akan mengisi
kembali kekosongan di hati…
…Di
balik setiap perpisahan mungkin ada air mata. Tetapi air mata tersebut bukan
sebagai tanda kekalahan, namun sebagai pertanda Anda telah belajar sesuatu yang
baru lagi…
…Dan
hendaknya perpisahan itu seperti senja. Bukan duka yang tersisa, namun sebuah
harapan baru yang tercipta…
“Seseorang yang berpisah
akan melambaikan tangan atau berkata, sampai jumpa… semoga berjumpa lagi.
Memupuk asa akan adanya kesempatan kedua, ketiga dan selanjutnya...”

0 komentar:
Posting Komentar